Alkisah di negeri Entah-Beneran hidup seorang pria bernama Maling Donat. Ia adalah seorang pemuda tambun yang kerjanya makan tidur sambil ngupil dan seringkali boker di pinggir kali. Maling Donat hanya memiliki seorang ibu karena ayahnya kawin-lari-marathon-tertabrak-unta.
Suatu hari ketika sedang asyik boker di pinggir kali, Maling Donat mendengar berita tentang Malin Kondang dari negeri tetangga. Sambil ngupil ia menjadi terinspirasi menjadi seperti Malin Kondang yang menjadi kaya raya lalu dikutuk menjadi feses oleh ibunya. Maka ia segera cebok dan pergi menemui ibunya yang sedang merumput di lapangan bola(maklum, obsesi Ronaldo).
"Bundooo!!!" Teriak Maling Donat kepada ibunda terkasihnya.
"Apa anakku???" Ibunda Maling balik berteriak. Ia sedang asyik menggiring bola. Bola ditendang, daaaaaaaaaaaan,,, Goal! Bola nyemplung ke kali dan mengagetkan orang-orang yang sedang boker masal disana. "sh*t!" Umpat sang ibu.
"Bundo, akika mau merantau!" Ternyata si Maling sedikit kemayu.
"Mau kemana kau nak? Jangan ke London, ke Brazil aja, sekalian emak nitip tanda tangan ama akang Ronaldo."
"Iya deh bundo, dadah!!!" Pertemuan yang sangat singkat padat dan jelas.
Maka Maling Donat pun menumpang kapal layar untuk merantau ke Brazil. Sedang asyik-asyiknya boker di buritan kapal, eh tiba-tiba seorang pemuda mendekatinya. Pemuda itu mengenakan jubah hitam, membawa sapu dan mengenakan kacamata retro.
"Hey U!" Ujar pemuda itu.
"Iya baaang? Akika masih asyik ni bang, tarif akika mahal loh bang." Ujar Maling acuh karena ia masih asyik dengan kegiatan hariannya.
"Perkenalkan, my name Hari Protol!" Tidak ada hujan tidak ada badai si pemuda memperkenalkan diri. "Name U Sapa?"
"Akika Maling bang, Maling Donat, bentar ya bang, akika cebok dulu." Maka si Maling Donat cebok pake air laut.
"Ada perlu apa bang?"
"I lagi nyari someone, U kenal tidak?" Aksen Hari Protol campuran antara kompeni dan Cinlau.
"Nyari siapa bang?"
"Lorod Voldemlorot! Dia dangerous! He tukang mlorotin celana! Must dibasmi!"
"Auw, auw, akika juga suka mlorotin celana lo bang, kena gigi uang kembali bok!"
Hari Protol mengerutkan keningnya. Ia tidak suka dengan sifat si Maling Donat yang kemayu seperti bencong prapatan. Hari lalu mengeluarkan sebuah tongkat kayu dari balik jubahnya dan mengarahkannya ke Maling seraya mengucapkan mantra, "BE A MAN!". Mendadak Maling Donat jumpalitan, buka baju lalu keliling kapal. Orang-orang di kapal shock melihatnya lalu melompat ke laut. Ia kembali lagi ke hadapan Hari Protol dan telah menjadi lelaki yang sesungguhnya.
"Ehem" sekarang suara Maling Donat terdengar sangat berwibawa. "Saya tidak mengenal dan mengetahui Voldemlorot yang anda maksud saudara Hari Protol. Daripada anda mencari tukang plorot seperti itu, lebih baik anda melakukan hal yang lebih berguna!"
Hari Protol mengangguk-angguk seperti anak kecil dinasehati, sepertinya ia terkena sihir dari wibawa Maling Donat. "What yang I harus lakukan, mister??"
"Menyapu! Anda punya sapu! Mengapa tidak anda gunakan untuk melakukan hal yang mulia? Kebersihan adalah sebagian dari Iman! Salam Syuper!"
Maka perburuan Hari Protol berakhir sampai disini. Ia merubah profesi dari tukang berburu Voldemlorot menjadi tukang sapu. Jubah hitam yang biasa ia kenakan kini berubah menjadi jubah kuning khas tukang sapu pinggir jalan. Ia lalu menikah dengan janda kembang bangkai dan berbahagia hingga akhir hayatnya. Keturunannya lalu diketahui menjadi tukang sapu legendaris di seluruh negeri Entah-berantah.
Esok harinya ketika Maling Donat sedang asyik boker di buritan kapal, terjadi bencana besar. Laut yang tenang mendadak mengamuk. Hujan feses terjadi, Halilintar meraung-raung, Ombak raksasa menggulingkan kapal. Maling Donat terlempar dari kapalnya. Ia berenang kesana kemari. Dimana-mana ada feses mengambang. Orang-orang mati mual akibat tenggelam di lautan feses. Sementara Maling Donat yang telah terbiasa boker dapat bertahan hidup.
Tiga hari kemudian ia terdampar di sebuah daratan yang tidak dikenal. Bagaimana nasib si Maling Donat? Apa yang akan terjadi? Kenapa Donat itu bulat? Nantikan kelanjutan kisah petualangan Maling Donat!
-To Be Continued-
Kamis, 2009 Mei 07
Langgan:
Entri (Atom)



